Tentang Menyikapi
_Tentang Menyikapi_
Oleh : Nabila Arifia Hanum
Assalamualaikum wr, wb.
"Halo sahabat Lengkung Pena.."
Saya ucapkan terima kasih banyak atas partisipasi kalian yang sudah berkenan membaca artikel sederhana ini.
Semoga semua urusan kita dimudahkan oleh Allah SWT. Aamiin.
Oh iya, dari artikel sebelumnya ada yang tanya nih..
"Bagaimana jika kita sudah berusaha besar namun hasilnya kecil, apa ada yang salah dengan metode atau langkah yang kita lakukan?"
Sebelum menjawab, saya ingin balik bertanya nih : "Apakah anda sudah yakin itu merupakan hasil akhir?"
Jika iya, maka marilah lanjut membaca artikel ini hehe..
***
Sebenarnya banyak unsur yang menyebabkan usaha besar kita mendapat hasil kecil. Disini saya akan mengulas sesuai dengan yang saya ketahui saja ya... Kurang lebihnya saya harap para sahabat Lengkung Pena bisa menambahkan dan sharing bareng yukk..
Menurut saya, unsur yang menyebabkan usaha besar kita mendapat hasil kecil yaitu SIKAP. Ya..sikap. Sikap kitalah yang menentukan hasil usaha kita.
Eemm...kok bisa ya?
Iya, bisa. Kenapa tidak hehe..
Poin ke-1 yaitu sikap kita kepada Sang Pencipta.
Bagaimana hubungan kita dengan Allah SWT, apakah kita sudah memenuhi Kewajiban dan Perintah-Nya? Jika belum, pantaskah kita meminta hak kita dipenuhi? Tentu tidak kan.
Itulah pentingnya Taqorrub Ilallah (Mendekatkan diri pada Allah SWT). Dengan begitu InshaAllah apa yang anda harapkan akan tercapai sesuai usaha kita, bahkan bisa lebih dari itu.
Saya jadi teringat dengan motivasi salah satu guru saya sewaktu nyantri di pulau garam, Al-Mukarram Ustadz Abdullah Ahmad Zaini Lc., M.Thi.
"75% Do'a,
25% Usaha."
Itulah yang beliau tulis di papan kelas sebelum ujian sekolah dimulai. Sejak itu saya sangat yakin dengan motivasi tersebut. Setelah saya coba, ternyata hasilnya luar biasa.
Olehnya saya ber-asumsi bahwa Sebelum memulai usaha kita berdo'a, saat berusaha maka iringilah dengan berdo'a pula, dan setelah tercapai pun kita harus terus berdo'a. InshaAllah 100% yang akan kita terima. Itulah mengapa 75% Doa dan 25% Usaha. Bukankah Berdo'a merupakan salah satu cara Taqorrub Ilallah yang mudah kita lakukan?
Untuk itu, tunggu apalagi. Yuk..! Berdo'a...Berdo'alah.
Lalu poin ke-2 yaitu sikap kita kepada kedua orang tua.
Kita boleh memiliki impian setinggi langit, dan kita boleh mewujudkannya, tidak ada yang melarang. Tapi ingatlah! Jangan lupakan kewajiban kita terhadap kedua orangtua. Karena salah satu kesuksesan adalah dengan berbakti kepada keduanya.
Saya pernah mengalaminya. Sewaktu awal masuk universitas, jujur saya menomer duakan tugas-tugas yang diberi orang tua. Alhasil, meskipun saya berusaha besar dalam belajar dikampus, saat akhir semester pertama saya mendapat hasil kecil. Hal itu menjadi pelajaran bagi saya untuk semester berikutnya. Alhamdulillah setelah membenahi sikap dan berusaha lebih giat, hasil besar pula yang didapat.
Nah, yang ke-3 yaitu sikap kita antar sesama.
Saya rasa bagian ini tidak perlu diulas panjang lebar. Saya yakin sahabat Lengkung Pena sekalian mengerti bagaimana semestinya bersikap antar sesama.
Firman Allah SWT berfirman dalam surat Al-Baqarah ayat :
"Dan berbuat baiklah kepada kedua orangtua, kerabat, anak-anak yatim dan orang-orang miskin. Dan bertutur katalah yang baik kepada manusia. Laksanakan sholat dan tunaikanlah zakat."
Selanjutnya Sikap ke-4 dan menurut saya ini adalah sikap yang sangat penting yaitu:
Sikap kita terhadap diri kita sendiri.
Jika kita sudah bisa menyikapi diri kita disetiap peristiwa yang ada, maka kita pun mudah melakukan ketiga sikap yang saya sebutkan diawal. Karena,,,
"Semua memang tentang bagaimana kita menyikapi."
Seperti apapun bentuk permasalahannya, entah itu menyikapi anak kecil, orang dewasa, orang tua, teman, saudara serta para masyarakat dll itu semua bisa terurai dengan baik jika kita pandai dan benar menyikapinya. Jika tidak maka sebaliknya.
Baiklah, saya rasa artikel ini lebih panjang dari artikel sebelumnya hehe..
Jadi, kita cukupkan sampai disini saja ya..
Selamat membaca!
Selamat mencoba!
Dan sampai jumpa pada deraian bait motivasi berikutnya..
Wassalamu'alaikum wr wb.
#Salamkata_Salamdunia

Good
BalasHapusMakasih kaka
HapusMantaaap 🔥
BalasHapusUwuwuu 😙🙏
HapusBagus, memotivasi juga👍
BalasHapusJazakumullah😊🙏
HapusKa..untuk nama guru mungkin bisa ditulis namanya agar ia juga bisa dikenang sepanjang masa
BalasHapusWah wah...iya2 kak. Terimakasih sarannya😊🙏
Hapus